#PTI Journal tentang faktor-fator yang mempengaruhi prestasi akademik

Jurnal tersebut menjelaskan tentang Kesepian merupakan kondisi yang tidak menyenangkan, dan berdasarkan pengalaman berhubungan dengan tidak mencukupinya kebutuhan akan bentuk hubungan yang akrab atau intimasi (Sullivan dalam perlman & Peplau, 1982). Sermat (dalam Middlebrook, 1980) berpendapat bahwa kesepian yang dialami oleh seseorang karena aktivitas-aktivitas rutinnya dalam belajar di sekolah maupun di rumah akan mempengaruhi prestasi belajarnya. Ia merasa jenuh dan tidak termotivasi untuk belajar, sehingga prestasi belajarnya menjadi merosot. Adanya perkembangan yang sangat pesat dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, yaitu adanya internet, seseorang yang kesepian akan menghabiskan waktunya untuk menjelajahi internet (surfing, browsing, dan lainnya). Mereka menghabiskan perasaan kesepiannya tersebut dengan cara memasuki dunia on-line atau menjelajahi cyberspace selama beberapa jam. Apabila kegiatan untuk bermain internet dilakukan secara berlebihan maka dapat dikatakan tidak wajar.

Prestasi belajar yang dicapai seorang individu merupakan hasil interaksi dari berbagai faktor yang mempengaruhinya baik dari dalam diri (faktor internal) maupun dari luar (faktor Jas,ania):

a. Faktor internal

         Faktor internal adalah faktor yang terdapat dalam diri siswa. Adapun yang termasuk faktor internal siswa antara lain :

1. Faktor Jasmaniah (fisiologi)

Faktor jasmaniah terdiri dari:

a)   Faktor kesehatan

    Agar siswa dapat belajar dengan baik haruslah mengusahakan kesehatan badannya tetap terjamin dengan cara selalu mengindahkan ketentuan-ketentuan tentang belajar, bekerja, istirahat, tidur, makan, ibadah, olahraga, dan rekreasi.

b)    Cacat tubuh

            Keadaan cacat tubuh juga mempengaruhi belajar, siswa yang cacat belajarnya juga terganggu. Jika hal ini terjadi, hendaknya ia belajar pada lembaga pendidikan khusus atau diusahakan alat bantu agar dapat menghindari atau mengurangi pengaruh kecacatannya itu.

c)     Faktor Psikologis

          Belajar hakikatnya adalah proses psikologis, oleh karena itu semua keadaan dan fungsi psikologis tentu saja mempengaruhi belajar seseorang. Hal itu berarti belajar bukanlah berdiri sendiri dari faktor luar maupun dalam.

         Menurut Djamarah, faktor psikologis sebagai faktor dari dalam tentu saja merupakan hal yang utama dalam menentukan intensitas belajar seorang anak. Meski faktor luar mendukung tetapi faktor psikologis tidak mendukung, maka faktor luar itu akan kurang signifikan. Oleh Karena itu, intelegensi, minat, bakat, motivasi adalah faktor-faktor psikologis yang utama mempengaruhi proses dan hasil belajar anak didik (Djamarah, 2002:151-156).

b. Faktor Eksternal

           Faktor eksternal meliputi tiga faktor sosial yaitu faktor lingkungan keluarga, faktor lingkungan sekolah dan masyarakat.

1. Faktor keluarga

          Keluarga adalah satuan kekerabatan yang sangat mendasar dalam masyarakat. Keterlibatan orang tua dalam kegiatan sekolah memiliki pengaruh terhadap prestasi akademik siswa. Dengan adanya perhatian dari orang tua terhadap pendidikan akan membuat anak termotivasi untuk belajar.

2. Faktor sekolah

a. Kurikulum

          Dalam Undang-Undang RI No. 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas dijelaskan bahwa kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu (Depdiknas, 2006:71).

           Kurikulum adalah a plan for learning yang merupakan unsur substansi dalam pendidikan. Tanpa kurikulum kegiatan belajar mengajar tidak dapat berlangsung, muatan kurikulum akan mempengaruhi intensitas dan frekuensi belajar anak didik. Seorang guru terpaksa menjejalkan sejumlah bahan pelajaran kepada anak didik dalam waktu yang tersisa sedikit karena ingin mencapai target kurikulum, hal ini akan memaksa anak didik belajar dengan keras tanpa mengenal lelah.

b. Strategi pembelajaran

          Dalam dunia pendidikan, strategi pembelajaran dapat diartikan sebagai perencanaan yang berisi tentang rangkaian kegiatan yang didesain untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu. Untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun tersebut diperlukan upaya atau cara yang digunakan untuk melaksanakan strategi ini yang dinamakan metode (Sanjaya, 2009:124).

          Keberhasilan implementasi strategi pembelajaran sangat tergantung pada cara guru menggunakan metode pembelajaran, karena suatu strategi pembelajaran hanya mungkin dapat diimplementasikan melalui penggunaan metode pembelajaran.

c. Faktor Masyarakat

Kegiatan siswa dalam masyarakat dapat berpengaruh terhadap perkembangan pribadinya. Tetapi jika siswa ambil bagian dalam kegaiatan masyarakat yang terlalu banyak, misalnya berorganisasi kegiatan-kegiatan sosial, keagamaan, dan lain-lain belajarnya akan terganggu lebih-lebih jika tidak bijaksana dalam mengatur waktunya.

Hasil analisis data dapat disimpulkan sebagai berikut

: 1). Tingkat sosial ekonomi orang tua tergolongkategori sedang/ menengah. 2). Tingkat dukungan orang tua tergolong kategori tinggi. 3). Tingkat minat belajartergolong kategori tinggi. 4). Tingkat prestasi akademik mahasiswa tergolong kategori baik atau memuaskan(IPK = 2,70). 5). Terdapat pengaruh yang signifikan tingkat sosial ekonomi orang tua terhadap prestasi akademik(r = 0,584) dengan harga Fregresi = 19,701 signifikan pada taraf signifikansi 5%. 6). Terdapat pengaruh yangsignifikan dukungan orang tua terhadap prestasi akademik (r = 0,535) dengan harga F regresi = 15,257signifikan pada taraf signifikansi 5%. 7). Terdapat pengaruh yang signifikan minat belajar terhadap prestasiakademik (r = 0,464) dengan harga F regresi = 10,425 signifikan pada taraf signifikansi 5 %. 8). Secarabersama-sama terdapat pengaruh positif yang signifikan tingkat sosial ekonomi orang tua, dukungan orangtua dan minat belajar terhadap prestasi akademik {Ry(123) = 0,737} dengan koefisien determinasi (R2 = 0,544)dan harga F regresi = 14,293 signifikan pada taraf signifikansi 5%.Kata-kata kunci : tingkat sosial ekonomi orang tua, dukungan orang tua, minat belajar, prestasi akademik.

 

REFENSI:

http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/3336/1/Kommit2004_Sistem_Informasi_014.pdf

http://kasabonline.wordpress.com/2012/04/15/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-prestasi-belajar/

http://journal.unwidha.ac.id/index.php/magistra/article/view/55

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s