#PTI Komunitas Online

Pesatnya pertumbuhan pengguna internet di Indonesia dan munculnya beragam media sosial telah memberi ruang tersendiri bagi pergerakan sosial. Media sosial, seperti blog, Facebook, dan Twitter, memudahkan komunitas untuk menyebarkan ide gerakan sosial dan mengajak orang lain terlibat di dalamnya.

Coin a Chance, contohnya. Komunitas sosial ini mengajak masyarakat untuk mengumpulkan uang receh yang kemudian disumbangkan untuk membantu anak-anak Indonesia yang putus sekolah.

Hal yang sama dilakukan Akademi Berbagi. Komunitas ini mengajak siapa pun untuk berbagi pengetahuan, wawasan, dan pengalaman melalui kelas-kelas mengajar yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

Kemudian, ada Komunitas Indonesia Berkebun yang melakukan gerakan cinta alam dengan mengajak masyarakat menanam pohon dan menciptakan lahan hijau di tengah kota.

Contoh lain adalah Komunitas Blood for Life Indonesia. Komunitas ini bergerak melalui aspek kemanusiaan dengan mengajak dan menyadarkan masyarakat untuk menyumbangkan darahnya demi kelangsungan hidup orang lain.

Keempat komunitas di atas, dalam tiap mobilitas gerakan yang dilakukan, menjadikan media sosial sebagai kendaraan utama, mulai dari promo kegiatan sampai ajakan untuk berbagi antarsesama.

Di acara Kompasianival 2011, Sabtu (10/12/2011) di fCone, fX Plaza Jakarta, keempat komunitas tersebut akan bercerita dan berbagi seputar pengalaman menggunakan media sosial untuk kegiatan sosial dalam talkshow “Social Movement”.

Menurut Crow dan Allan, Komunitas dapat terbagi menjadi 3 komponen:

  1. Berdasarkan Lokasi atau Tempat. Wilayah atau tempat sebuah komunitas dapat dilihat sebagai tempat dimana sekumpulan orang mempunyai sesuatu yang sama secara geografis.
  2. Berdasarkan Minat. Sekelompok orang yang mendirikan suatu komunitas karena mempunyai ketertarikan dan minat yang sama, misalnya agama, pekerjaan, suku, ras, maupun berdasarkan kelainan seksual.
  3. Berdasarkan Komuni. Komuni dapat berarti ide dasar yang dapat mendukung komunitas itu sendiri.

Pengertian online juga dapat dijelaskan sebagai suatu keadaan yang sedang menggunakan jaringan, terhubung dalam jaringan, satu perangkat dengan perangkat lainnya yang terhubung sehingga bisa saling berkomunikasi. Banyak situs komunikasi yang dapat anda gunakan dengan online, seperti twitter, facebook, skype dan lainnya. Semakin banyaknya orang online, maka situs jejaring sosial pun semakin gencar diciptakan. Bukan itu saja, dengan online pun banyak orang yang mendapatkan penghasilan dengan melakukan bisnis online.

REFISI :

http://tekno.kompas.com/read/2011/12/09/18132723/Empat.Komunitas.Online.Akan.Berbagi.Pengalaman

http://www.pitikkedu.net/2012/09/pengertian-online.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Dalam_jaringan_dan_luar_jaringan

http://file.upi.edu/Direktori/FPBS/JUR._PEND._BHS._DAN_SASTRA_INDONESIA/198001292005011-ANDIKA_DUTHA_BACHARI/Ada_banyak_definisi_yang_menjelaskan_tentang_arti_komunitas.pdf

http://meidi-rendi.blogspot.com/2012/10/komunitas-online.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s